May 20, 2016

Tidak Utuh dan Tercerai Berai (Spoiler Alert !!)

Tidak biasanya saya curhat tentang buku secara terpisah, tetapi maafkan saya, perasaan itu begitu kuat dan bikin saya gatal untuk menuliskannya..
Pernah menantikan terjemahan buku sampai bertahun-tahun ? Menanti dengan galau mau nyerah beli impor atau tetap setia menunggu (sama seperti si Cinta yang nungguin Rangga --main nyama-nyamain aja..) ? Problema banget buat booknerd macam saya. Dan buku ini adalah penyebabnya. Buku yang bikin saya gemetar ketika akhirnya ada di tangan saya, terharu ketika merobek segel pembungkusnya. Finally..(oke mungkin saya berlebihan, tapi percayalah, ada orang-orang di luar sana yang paham sekali perasaan ini..)
UNWHOLLY adalah buku kedua dari Dystologi UNWIND, novel underrated karya Neal Shusterman. Underrated ? Yap. Di tengah era kepopuleran dystopia seperti Hunger Games, Divergent Series, Maze Runner, dan beberapa buku lain yang sudah di filmkan, maka UNWIND dan tiga buku lainnya tidak tergeser dalam hati saya sebagai novel genre post apocalyptic nomor 1 (meskipun saya juga memfavoritkan Legend series-nya Marie Lu dan Maze Runner-nya James Dashner). Dystologi UNWIND nyaris tidak terdengar gaungnya hingga filmnya yang rencana akan dibuat tahun ini. 
Sedikit merujuk ke UNWIND, novel pertama dari dystologi ini, yang saya temukan tahun 2013 lalu, tertarik begitu saja, padahal covernya cenderung seram (cover asli luarbiasa kece, padahal). Dan memang "..buku yang memilihmu.." (dikutip dari kata-kata bijak seorang booknerd lain yang sudah jadi emak-emak bijaksana), saya amat sangat tidak kecewa.
UNWIND mengusung tema 'PEMISAHAN RAGA' yang dilegalkan pada seorang anak berusia 13-18 tahun, karena diberlakukannya Undang-Undang Kehidupan. Pemisahan raga yang dimaksudkan adalah memang literally memisahkan bagian bagian tubuh si anak untuk didonorkan kepada pasien yang membutuhkan. Pertanyaannya : kriteria macam apa yang mengijinkan si anak dibius lalu dimutilasi hidup-hidup begitu saja ?
Dan jawabannya sungguh menusuk hati, karena si anak dianggap 'tidak berguna', 'tidak berbakat', beban ekonomi keluarga, hingga dipersembahkan sesuai ajaran kepercayaan tertentu,dengan harapan si anak jadi bermanfaat bagi umat manusia setelah raganya dipisah. Wheeww, saya membanting bukunya begitu membaca bagian tersebut. Orangtua berhak menandatangani keputusan penyerahan si anak, dan anaknya diambil begitu saja oleh negara. Lalu semua bagian tubuhnya akan dibagi-bagi. Begitu saja.
Tokoh utama kita Connor Lasitter, melarikan diri setelah menerima vonis Unwinding, membawa serta Risa Ward dan Levi Jedediah Calder dalam pelariannya. Sampai mereka menemukan suaka perlindungan, tertangkap, dan kemudian sukses melarikan diri hingga malah memimpin suaka itu, kecuali Levi yang berpisah jalan.
See ? ngerti kan kenapa saya nungguin buku lanjutannya diterjemahin ? Karena masalah jauh dari selesai. Saya berontak, sakit hati, ingin menghapuskan UU Kehidupan ini. Manusia ini begitu seenaknya, bertindak seolah Tuhan, mengkhianati kematian yang wajar, dan menghakimi layaknya Dewa tanpa belas kasihan.
Lalu UNWHOLLY muncul. Tidak butuh waktu lama, saya menyelesaikannya. Sakit hati itu masih ada, terutama ketika adegan tidak manusiawi dimana serombongan aparat negara yang notabene adalah orang dewasa berotak, menembaki anak-anak di bawah umur, dengan peluru bius maupun peluru asli, lalu memanen mereka dari suaka perlindungan untuk dipersiapkan dalam proses Unwinding berikutnya. Udah kayak nangkap ikan atau panen jagung, hiks, miris.
Dan saya sangat mengidolakan Levi, muda berbahaya, dan pengen peluk Connor yang jadi rapuh. Semuda itu bebannya, yang saya yakin orang dewasapun ga sanggup. At least, saya menunggu kejutan dari Cam, tokoh baru kita, hasil penyatuan semua organ-organ dari 99 anak yang di-unwinding. Semoga Cam, aliax Camus Comprix punya hati nurani jauh lebih baik daripada manusia-manusia yang menciptakannya.
Mohon sekali kepada pihak penerbit untuk melanjutkan terjemahan UNSOULED dan UNDIVIDED, jangan gantung saya lagi..terima kasih..

"..kata kata jauh lebih menyakitkan daripada kekerasan fisik.."
( sebuah kutipan makjleb dari halaman awal UNWHOLLY )

No comments:

Post a Comment