July 22, 2016

And Yet We Have To Let Go of The Book, The Story, and of course with Laugh and Tears

Hi..
Problema pembaca buku baperan kayak saya adalah book hangover. Membaca novel fantasi yang berseri, menimbulkan kepuasan tersendiri, sekaligus menyakitkan, karna di buku terakhirnya, kita akan menerima kenyataan kalau petualangan kita udah selesai, dan kita harus say goodbye dengan tokoh-tokoh di dalamnya. Super ya, drama banget gueh, tapi ya gimana. Kenyataannya memang demikian.
Yok kita mulai dengan buku jahat-bikin nangis-gak rela-sakit hati-sampai lempar bukunya ke kasur terdekat (karna kalo lempar ke tembok takut rusak), yakni WARRIOR WITCH, buku terakhir dari THE MALEDICTION TRILOGY karya Danielle.L.Jensen. Setelah dua buku sebelumnya bikin emosi karna cliffhanger, maka buku terakhir ini nyakitin banget, kelar sih, tapi bikin termenung.
Cover Edisi Asli
Nungguin terjemahannya kayaknya nggak ada harapan, jadi kalap beli aslinya (alah alasan), bahasanya gak serenyah novel kebanyakan, perlu usaha fisik dan mental buat menamatkannya (serius loh ini). Terus di beberapa bagian emosi, nangis, dan akhirnya goodbye Cecile dan Tristan, selamat kembali ke dunia Troll yang penuh cahaya matahari. (masih sebel sama si ratu es, dan peluk peluk sayang buat si kembar Vincent-Victoria, plus hati hilang sebelah karna Marc--sudah ah, baper).

Niatnya mau hilangin bookhangover buku ini dengan tertawa ngakak bareng Samuel dan Nurd di THE CREEPS, buku ketiga petualangan Samuel Johnson (setelah THE GATES dan THE INFERNALS), karya om John Connoly. Buku ini berhasil saya peroleh dari ajang Big Bad Wolf bulan Mei lalu yang menguras dompet dan emosi.
Cover asli jugak, edisi internasyenel
Awalnya ngakak banget kan gara gara kelakuan 4 kurcaci plus si Wormwood, ditambah dua orang polisi favorit kita, Constable Peal dan Sergeant Rowell. Samuel sibuk balada cinta monyet, dan situasi makin konyol aja. Hati saya mulai hangat. Eh taunya, buku ini ternyata buku terakhir. Endingnya manis sih, tapi sedih. Dan serius, saya bakal kangen rombongan absurd lucu-lucu dalam cerita ini. Connoly emang pinter banget. Dan saya yg bermaksud menghilangkan bookhangover malah jadi dobel hangover, karna harus berpisah dengan tokoh-tokoh favorit ini.
Sekian dan terimakasih.

PS : bacalah buku buku ini..super-worth reading.. ^^

No comments:

Post a Comment