September 28, 2017

Bebek Nomor Satu

"...Buku adalah pengetahuan, dan pengetahuan berarti kekuasaan dan kekayaan..."
- Gober Bebek -


Sejak bisa membaca sekitar umur 5-6 tahun, saya sudah dikenalkan kepada keluarga besar para bebek yang hidup di Kota Bebek. Setelah seuzur ini, kecintaan saya tidak berubah terhadap rombongan bebek unyu ini. Idola saya tentu saja Paman Gober, bebek terkaya plus terpelit sedunia, kemudian Donal Bebek, ponakannya yang sial, dan Kwak Kwik Kwek, tiga keponakan Donal yang lucu dan pintar.

Curhatan ini jadi semacam kontemplasi uneg-uneg saya karena sering berhadapan dengan komentar nyinyir dari berbagai kalangan, mulai dari mbak-mbak karyawan toko buku ternama, sampai teman-teman yang menganggap saya kekanak-kanakan karena masih membaca dan mengoleksi kisah para bebek ini. Bila anda membaca kisah apik Paman Gober secara keseluruhan, nilai sejarah, nasehat, dan segala ke-epik-an petualangannya akan membuat anda berpikir dua kali dalam mengambil kesimpulan singkat kalau kisah ini hanya untuk anak-anak.


Don Rosa, ilustrator dan komikus ternama yang lahir tahun 1951 telah menyusun dan membuat suatu kronologis keren mengenai kehidupan para bebek buatan Walt Disney ini. Dengan kualitas gambar yang mendetail dan amat kaya, beliau mengungkapkan kerja keras seorang Gober Bebek kecil, saat berusia 10 tahun, di Glasgow, sebagai penyemir sepatu dengan bayaran sekeping koin pertama, yang kelak kita kenal sebagai Keping Keberuntungan. Keping ini hadir dengan kisah yang cukup haru dan sedih. Gober Bebek lahir di tengah keluarga miskin, meskipun belakangan diketahui bahwa ada darah bangsawan yang mengalir di keluarganya. Dari Don Rosa lah kita tau silsilah lengkap keluarga Bebek, seadanya bisa digambarkan lewat pohon silsilah berikut.


Tidak berpanjang-panjang soal silsilah, saya cukup mengungkapkan betapa kerasnya perjuangan masa muda Gober Bebek. Jatuh dan ditipu berkali-kali, menjadikan Paman Gober menjalani masa tua yang kesepian, getir, dan penuh prasangka, meskipun beliau amat kaya dan memiliki 99,99 % kepemilikan di Kota Bebek. Semua kepedihan dan kesedihan beliau ini diungkapkan dengan haru dalam Kisah Hidup Paman Gober, dengan ilustrasi superkeren dari Don Rosa. Kedatangan Donal Bebek dan Kwak, Kwik, Kwek membuat Paman Gober bangkit kembali. Petualangan-petualangan mencengangkan ditambah kelucuan dan kesialan Donal, memberikan gairah hidup lagi pada Paman Gober yang sepertinya menolak tua.

Paman Gober memang pelit banget, menggaji Donal cuma 30 sen perjam dengan tugas gila-gilaan. Tapi bebek tua ini tetap dicintai dan disegani. Karena ternyata banyak kebijaksanaan dan petuah yang terungkap dalam kisah petualangannya, bukan hanya karena menghibur semata. Perseteruan tiada akhir antara beliau dengan Gover Bebek, Mimi Hitam, Gerombolan Siberat juga memberi kelucuan tersendiri. Sampai-sampai Donal bilang begini :

"..bertahun-tahun kalian menyiksa diri kalian sendiri supaya kalian makin kaya dan kaya ! Kalian tidak akan pernah bahagia karena selalu cemas memikirkan rencana untuk memenuhi keserakahan kalian..!"
(Petualangan ke Kalevala - Komik Terbaik Disney)

Selain menghibur dan mengobati reading slump, kisah keluarga bebek ini memang inspiratif. Paman Gober masih berpikir siapa yang akan menjadi ahli waris beliau, meskipun akhirnya diketahui bahwa Kwak-Kwik-Kwek lah yang akan mewarisi jagad kekayaan dan bisnis superluas dari sang Bebek terkaya. Bukan tanpa alasan, Kwak-Kwik-Kwek sebenarnya adalah cucu keponakan, anak dari Dela Bebek, saudara kembar Donal yang menghilang entah kemana, ditambah lagi Kwak-Kwik-Kwek punya sentuhan bisnis dan kecerdasan yang amat baik. Dibantu juga dengan pembinaan di Pramuka Siaga, beserta Buku Panduan Pramuka Siaga yang sepertinya tahu segala, mulai dari hal-hal remeh sampai menerjemahkan hieroglif. Donal Bebek terlalu sial dan ceroboh, sedangkan Untung Angsa terlalu beruntung meskipun malas. Paman Gober butuh jiwa petualang untuk mengelola asetnya, dan Kwak-Kwik-Kwek selalu terlibat (meskipun Donal ikut juga, dengan kesialan berbagai rupa yang amat mencerahkan suasana).

Don Rosa amat berhasil menjerat fans keluarga Bebek dengan gambar, penuturan plot yang super keren, namun tetap lucu. Tidak sekali dua kali saya tertawa ikhlas karena kelakuan para bebek ini. Sungguh jenis penghiburan yang berisi. Dari Paman Gober juga kita belajar, kalau tiada usaha yang mengkhianati hasil, dan meskipun dunia ini tidak adil, karma selalu hadir.

ini Don Rosa

Bagi para penggemar sejarah, anda akan tertarik dengan Kisah Hidup Paman Gober. Mengapa demikian ? Dalam berbagai petualangannya, Paman Gober hadir di berbagai peristiwa bersejarah dunia, di antaranya meletusnya gunung Krakatau tahun 1883, keterlibatan dalam penemuan-penemuan besar termasuk Revolusi Amerika, Demam Emas di Klondike sekitar awal tahun 1900an, sejarah Kesatria Templar, Perpustakaan Alexandria, bahkan tenggelamnya kapal Titanic. Kejeniusan dan kerapian kronologi ini membuat terperangah. Bahkan sutradara beken sekelas Christopher Nolan terinspirasi membuat film INCEPTION dari satu kisah Paman Gober berjudul Mimpi Seumur Hidup, yang berpusat pada penemuan Lang Ling Lung dan kekacauan yang ditimbulkan oleh Gerombolan Siberat.

Tentunya saya tidak lupa berterima kasih kepada para penerjemah kisah epik keluarga bebek ini. Terjemahannya keren dan kreatif. Membuat leluconnya terasa makin lawak dan menghibur. Di Indonesia, keluarga bebek hadir secara konsisten, dan belakangan ada edisi-edisi khusus kolektor yang wajib dimiliki, diantaranya yang saya bahas disini, yakni Kisah Hidup Paman Gober dan Komik Terbaik Disney (Jilid 1 dan 2), semuanya berisi gambar dan plot dari Don Rosa.

Well, i really love these ducks ^^


"...Pamanku itu pemilik 99,99 % kota ini ! Tapi apa dia pernah mengatur cara kerjamu ? Kalau bukan karenanya, Kota ini pasti masih berupa gubuk-gubuk di sekitar benteng tua ! Pernah membayangkan pengaruhnya terhadap pekerjaan kita ? Atau hidup kita ? Pamanku adalah Kota Bebek ! Aku tak tahu dengan kalian, tapi hidupku hampa tanpa Gober Bebek...!"
- Donal Bebek -

No comments:

Post a Comment